Biaya membuat paspor – ANTARA News

Biaya membuat paspor merupakan salah satu hal yang harus dipertimbangkan bagi masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri. Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengidentifikasi seseorang sebagai warga negara suatu negara.

Di Indonesia, biaya membuat paspor cukup terjangkau untuk ukuran masyarakat. Biaya yang dikenakan untuk membuat paspor biasanya tergantung pada jenis paspor yang dipilih, yaitu paspor biasa atau paspor elektronik (e-passport). Selain itu, biaya juga bisa bervariasi tergantung pada lama proses pembuatan paspor.

Untuk paspor biasa, biaya yang dikenakan adalah sekitar 355 ribu rupiah untuk masa berlaku 5 tahun dan 655 ribu rupiah untuk masa berlaku 10 tahun. Sedangkan untuk paspor elektronik, biaya yang harus dikeluarkan adalah sekitar 655 ribu rupiah untuk masa berlaku 5 tahun dan 1,255 juta rupiah untuk masa berlaku 10 tahun.

Selain biaya pembuatan paspor, ada juga biaya tambahan yang harus dikeluarkan seperti biaya administrasi, biaya pengiriman paspor, dan biaya untuk penggunaan fasilitas kantor imigrasi. Masyarakat disarankan untuk memperhitungkan semua biaya yang diperlukan agar tidak terjadi kekurangan dana saat proses pembuatan paspor.

Proses pembuatan paspor sendiri bisa dilakukan di kantor imigrasi yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Masyarakat hanya perlu mengurus dokumen-dokumen yang diperlukan seperti kartu identitas, kartu keluarga, dan akta kelahiran. Setelah itu, masyarakat tinggal menunggu proses pembuatan paspor selesai dan paspor siap digunakan untuk bepergian ke luar negeri.

Dengan biaya membuat paspor yang terjangkau, diharapkan masyarakat Indonesia semakin termotivasi untuk memiliki paspor dan dapat menjelajahi dunia dengan lebih mudah. Paspor adalah tiket untuk menjelajahi dunia dan mengeksplorasi berbagai budaya serta pengalaman baru di luar negeri. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memiliki paspor agar bisa memperluas wawasan dan pengetahuan mereka.